Berita

Respons Cepat Tim Medis Polri Amankan May Day Monas

×

Respons Cepat Tim Medis Polri Amankan May Day Monas

Sebarkan artikel ini
May Day 2026
Operasi Pengamanan Kesehatan dalam rangkaian kegiatan May Day Fiesta 2026 yang diselenggarakan di kawasan Monumen Nasional (Monas). (Foto: Humas Polri)

JAKARTA – Operasi pengamanan kesehatan dalam rangka peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day Fiesta 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas) berlangsung intensif. Kegiatan ini melibatkan tim medis gabungan dari Biddokkes Polda Jawa Barat dan Biddokkes Polda Metro Jaya.

Salah satu tenaga medis yang ditugaskan adalah AKP dr. Raden Angga Anggriawan Hermaya. Ia bersama tim diterjunkan langsung ke lokasi guna memastikan kondisi kesehatan para peserta tetap terjaga selama kegiatan berlangsung.

Kepadatan massa yang tinggi di area acara memicu berbagai kondisi darurat medis. Tim mencatat adanya peningkatan signifikan kasus, mulai dari serangan jantung, heat stroke, hipoksia, asma, hingga dehidrasi berat yang membutuhkan penanganan segera.

Dalam menghadapi situasi tersebut, tim medis segera melakukan proses triase dan memberikan pertolongan pertama secara terstruktur di lapangan. Kecepatan dan ketepatan menjadi fokus utama, terutama di tengah keterbatasan ruang gerak akibat padatnya peserta.

“Respons cepat dan tindakan yang tepat menjadi prioritas kami dalam kondisi seperti ini,” ujar AKP dr. Angga, Minggu (3/5/2026).

Seiring meningkatnya jumlah pasien, langkah strategis pun diambil. Posko Gakkum Ditreskrimum Polda Metro Jaya dialihfungsikan menjadi posko medis darurat untuk memperluas kapasitas layanan.

Menurut AKP dr. Rangga, keputusan tersebut bertujuan memastikan seluruh pasien mendapatkan penanganan tanpa hambatan. Dengan tambahan fasilitas ini, proses evakuasi dan perawatan dapat dilakukan lebih cepat dan optimal.

Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan operasi ini tidak lepas dari sinergi berbagai pihak, termasuk unsur TNI, Polri, serta pemangku kepentingan lainnya. Koordinasi yang rapi di lapangan dinilai menjadi kunci kelancaran penanganan di tengah situasi yang dinamis.

Dalam salah satu kejadian kritis, AKP dr. Angga turun langsung mengevakuasi seorang peserta perempuan yang mengalami kondisi darurat. Ia menggotong korban menembus kerumunan demi mempercepat akses ke penanganan lanjutan.

Baca juga:
Kapolda Metro Jaya Resmi Naik Pangkat Jadi Komjen Pol

Tindakan tersebut menjadi gambaran nyata komitmen aparat dalam menempatkan keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama.

Seluruh pasien yang ditangani selama operasi ini dilaporkan telah menerima perawatan yang dibutuhkan dan menunjukkan kondisi yang berangsur membaik, tutup AKP dr. Rangga.

(Mch)