Nama Friendster Labs Inc. kembali menjadi perbincangan publik setelah muncul kabar bahwa platform jejaring sosial legendaris Friendster hadir lagi dalam versi terbaru pada tahun 2026.
Platform yang sempat populer pada era awal 2000-an itu kini disebut hadir dalam bentuk aplikasi modern yang sudah bisa diunduh melalui perangkat iOS. Kehadiran versi baru ini langsung menarik perhatian warganet, terutama generasi yang pernah merasakan masa kejayaan Friendster di era internet awal.
Aplikasi anyar tersebut dikembangkan oleh Friendster Labs Inc. dengan konsep yang disebut berbeda dari kebanyakan media sosial saat ini. Pengembang menghadirkan aplikasi berukuran ringan yang menyasar pengguna muda dan mengedepankan interaksi yang lebih personal.
Salah satu hal yang paling banyak dibicarakan adalah sistem tampilan kontennya. Dalam versi terbaru ini, pengguna hanya dapat melihat unggahan dari teman yang benar-benar mereka tambahkan secara langsung.
Konsep tersebut dinilai berbeda dengan platform media sosial modern yang umumnya dipenuhi rekomendasi konten viral berbasis algoritma.
Tak hanya itu, Friendster versi baru juga disebut membawa cara unik dalam menambah pertemanan. Pengguna dikabarkan harus mendekatkan perangkat satu sama lain untuk saling terhubung sebagai teman.
Fitur ini disebut sebagai upaya menghadirkan kembali interaksi sosial yang lebih nyata dan tidak sepenuhnya bergantung pada aktivitas digital semata.
Selain fokus pada hubungan antarpengguna, aplikasi ini juga ramai dibahas karena diklaim tidak menampilkan iklan. Tanpa sistem monetisasi berbasis iklan, pengalaman penggunaan disebut dirancang agar lebih sederhana dan minim gangguan.
Saat ini aplikasi Friendster terbaru sudah tersedia di App Store dan dapat digunakan oleh pengguna berusia 13 tahun ke atas.
Meski begitu, platform tersebut masih memiliki keterbatasan akses. Hingga kini, aplikasi hanya tersedia untuk perangkat iOS dan belum memiliki versi web maupun dukungan untuk Android.
Kondisi itu membuat penggunaannya sementara ini hanya bisa dinikmati oleh sebagian pengguna perangkat Apple.
(Mch)












