Kesehatan

5 Makanan Penambah Berat Badan yang Sehat dan Bernutrisi

×

5 Makanan Penambah Berat Badan yang Sehat dan Bernutrisi

Sebarkan artikel ini
Makanan Penambah Berat Badan
Ilustrasi (Cuitan Rakyat)

Punya badan kurus kadang terasa seperti hidup di tengah konser komentar gratis. Baru datang ke acara keluarga, belum duduk sudah ada yang nyeletuk, “Kamu makan nggak sih?” Rasanya pengin jawab sambil bawa panci nasi sekalian. Lucunya, banyak orang mengira menaikkan berat badan itu gampang. Tinggal makan gorengan, minum soda, begadang, selesai. Padahal tubuh bukan mesin fotokopi yang bisa langsung berubah hanya karena ditambah kalori sembarangan.

Menambah berat badan yang sehat sebenarnya membutuhkan strategi. Bukan sekadar memperbanyak makanan tinggi lemak atau gula, melainkan memilih asupan yang padat nutrisi supaya tubuh bertambah kuat, bukan malah gampang sakit. Ini penting sekali, terutama buat Anda yang sedang berusaha menaikkan massa otot, memulihkan kondisi setelah sakit, atau memang punya metabolisme secepat motor balap di jalan tol.

Saya pernah punya teman yang makan porsi seperti atlet bulu tangkis nasional, tetapi berat badannya tetap seperti tiang jemuran. Setiap nongkrong dia selalu pesan nasi dua piring, ayam, mie, teh manis, lalu masih lanjut ngemil keripik. Namun angka timbangan bergerak seperti siput sedang merenung. Setelah diperiksa, ternyata pola makannya berantakan. Kalorinya tinggi, tapi gizinya compang-camping.

Nah, di situlah pentingnya memilih makanan penambah berat badan yang benar. Tubuh perlu bahan bakar berkualitas agar kenaikan berat badan tetap sehat dan proporsional.

Kenapa Berat Badan Sulit Naik?

Sebelum membahas daftar makanannya, ada baiknya memahami dulu kenapa sebagian orang sulit gemuk meskipun sudah makan banyak.

Ada beberapa penyebab umum, seperti:

  • Metabolisme tubuh terlalu cepat
  • Faktor genetik
  • Kurang asupan protein
  • Pola tidur buruk
  • Stres berkepanjangan
  • Gangguan pencernaan
  • Aktivitas fisik terlalu berat
  • Penyakit tertentu seperti hipertiroid
Baca juga:
Nutri Level: Cara Membaca Label Gizi agar Lebih Sehat

Kadang masalahnya bukan jumlah makan, melainkan kualitas dan pola konsumsinya. Tubuh membutuhkan kombinasi kalori, protein, lemak sehat, vitamin, dan mineral agar berat badan bisa naik dengan stabil.

Kalau hanya mengandalkan junk food, yang bertambah mungkin bukan massa otot, melainkan tumpukan lemak dan risiko kolesterol.

Cara Menambah Berat Badan dengan Aman

Banyak orang terlalu terburu-buru ingin hasil instan. Baru seminggu makan banyak langsung berharap pipi berubah seperti roti bantal hotel. Padahal tubuh bekerja perlahan.

Berikut beberapa prinsip penting menaikkan berat badan secara sehat:

1. Tambah Kalori Secara Bertahap

Tubuh memerlukan surplus kalori. Artinya, jumlah kalori yang masuk harus lebih besar dibanding yang dibakar.

Namun bukan berarti harus makan brutal sampai sesak napas. Tambahkan sekitar 300–500 kalori per hari secara bertahap.

2. Prioritaskan Protein

Protein membantu pembentukan otot dan jaringan tubuh. Tanpa protein cukup, kenaikan berat badan cenderung berupa lemak.

3. Makan Lebih Sering

Kalau sulit makan banyak sekaligus, coba bagi menjadi 5–6 kali makan kecil per hari.

4. Kombinasikan dengan Latihan

Olahraga seperti angkat beban membantu tubuh membentuk massa otot sehingga kenaikan berat badan terlihat lebih ideal.

5. Tidur yang Cukup

Ini sering diremehkan. Padahal otot dan jaringan tubuh berkembang saat istirahat.

Makanan Penambah Berat Badan yang Kaya Nutrisi

Sekarang masuk ke bagian paling penting. Berikut beberapa makanan penambah berat badan yang tidak hanya tinggi kalori, tetapi juga mengandung nutrisi penting untuk tubuh.

1. Kacang-Kacangan, Kecil Bentuknya Besar Manfaatnya

Kalau ada makanan yang ukurannya mungil tetapi kalorinya seperti dompet habis gajian, jawabannya kacang-kacangan.

Kacang almond, kacang tanah, kacang mete, hingga peanut butter termasuk sumber kalori sehat yang sangat bagus untuk menaikkan berat badan.

Baca juga:
12 Manfaat Buah Naga Merah untuk Kesehatan Tubuh

Dalam satu genggam kacang saja, tubuh bisa mendapatkan:

  • Sekitar 100–200 kalori
  • Protein
  • Lemak tak jenuh
  • Serat
  • Magnesium
  • Vitamin E

Lemak pada kacang termasuk lemak baik yang membantu menjaga kesehatan jantung. Jadi berbeda dengan lemak dari makanan cepat saji.

Saya pribadi suka menjadikan kacang sebagai camilan sore. Simpel. Tinggal masuk kantong kecil, lalu dimakan sambil kerja atau nonton film. Kadang malah tanpa sadar habis setoples. Bahaya juga sebenarnya kalau lagi hemat.

Cara Mengonsumsi Kacang agar Tidak Membosankan

  • Campurkan almond ke oatmeal
  • Oleskan selai kacang ke roti gandum
  • Tambahkan kacang ke smoothie
  • Jadikan topping yoghurt

Praktis, padat kalori, dan bikin kenyang lebih lama.

2. Alpukat, Buah Hijau yang Kalorinya Ramah Timbangan

Alpukat sering dianggap makanan anak nongkrong mahal karena harga kopi kekinian dan avocado toast kadang bikin dompet berkeringat. Padahal buah ini memang luar biasa untuk membantu menaikkan berat badan.

Satu buah alpukat ukuran besar bisa mengandung sekitar 200–300 kalori.

Selain tinggi kalori, alpukat juga kaya:

  • Lemak sehat
  • Serat
  • Kalium
  • Vitamin K
  • Vitamin C
  • Folat

Tekstur alpukat yang lembut membuatnya gampang dikombinasikan dengan berbagai makanan.

Ide Konsumsi Alpukat

  • Dibuat jus tanpa terlalu banyak gula
  • Dicampur yoghurt
  • Dijadikan salad
  • Dioles ke roti panggang
  • Dicampur susu dan madu

Yang menarik, alpukat membantu tubuh merasa kenyang tetapi tetap memberikan nutrisi lengkap. Jadi bukan sekadar “gemuk kosong”.

3. Kentang dan Karbohidrat Kompleks

Ada orang yang takut makan kentang karena dianggap bikin gemuk. Lucunya, justru itu yang dicari oleh sebagian orang.

Kentang adalah sumber karbohidrat kompleks yang baik untuk meningkatkan energi sekaligus membantu menaikkan berat badan.

Dalam satu porsi kentang, terdapat sekitar:

  • 150–160 kalori
  • Karbohidrat
  • Serat
  • Vitamin C
  • Kalium
Baca juga:
Nasi Dingin untuk Diabetes, Benarkah Lebih Aman?

Karbohidrat sangat penting karena menjadi sumber energi utama tubuh. Kalau asupan karbohidrat terlalu rendah, tubuh malah memakai protein sebagai bahan bakar. Akibatnya pembentukan otot jadi kurang optimal.

Pilihan Karbohidrat Sehat Selain Kentang

  • Ubi jalar
  • Jagung
  • Oatmeal
  • Roti gandum
  • Nasi merah
  • Labu
  • Biji-bijian utuh

Saya pernah mencoba makan ubi rebus setiap pagi selama beberapa minggu. Awalnya terasa membosankan seperti nonton sinetron episode seribu. Tetapi ternyata efeknya cukup bagus untuk energi dan nafsu makan.

4. Daging dan Telur, Sahabat Pembentuk Otot

Kalau ingin berat badan naik dengan bentuk tubuh lebih berisi dan tidak lembek, protein hewani wajib masuk daftar utama.

Daging ayam, sapi, ikan, dan telur mengandung protein tinggi yang membantu membangun massa otot.

Protein sangat penting karena tubuh menggunakan nutrisi ini untuk:

  • Membentuk jaringan
  • Memperbaiki sel
  • Membangun otot
  • Menambah berat badan sehat

Kandungan Nutrisi pada Daging dan Telur

Daging Ayam

  • Protein tinggi
  • Rendah lemak jika tanpa kulit
  • Kaya vitamin B

Daging Sapi

  • Mengandung zat besi
  • Tinggi protein
  • Mengandung kreatin alami

Ikan

  • Kaya omega-3
  • Baik untuk jantung dan otak

Telur

  • Murah
  • Praktis
  • Tinggi protein dan lemak sehat

Telur itu unik. Mau direbus, diceplok, dibuat dadar, dicampur mie, semuanya enak. Bahkan kadang telur menjadi penyelamat tanggal tua yang paling setia.

Tips Memasak agar Lebih Sehat

  • Hindari terlalu banyak minyak
  • Gunakan metode panggang atau rebus
  • Tambahkan sayuran agar nutrisi seimbang

5. Susu dan Produk Olahannya

Kalau bicara makanan penambah berat badan, susu hampir selalu masuk daftar wajib.

Susu mengandung kombinasi ideal antara:

  • Protein
  • Karbohidrat
  • Lemak
  • Kalsium
  • Vitamin D

Produk olahan susu seperti yoghurt dan keju juga bisa menjadi sumber kalori tambahan yang sehat.

Baca juga:
Obat Penurun Panas yang Tepat untuk Demam dan Cara Aman Menggunakannya

Banyak orang minum susu hanya saat sarapan. Padahal minum susu sebelum tidur juga bisa membantu meningkatkan asupan kalori harian.

Jenis Susu untuk Menambah Berat Badan

  • Susu full cream
  • Greek yoghurt
  • Smoothie susu buah
  • Milkshake homemade
  • Keju

Namun tetap perhatikan kandungan gula tambahan. Jangan sampai niat sehat malah berubah jadi pesta gula diam-diam.

Pola Makan yang Membantu Berat Badan Cepat Naik

Makanan bagus saja belum cukup kalau pola makannya masih kacau seperti jadwal tidur mahasiswa akhir semester.

Berikut pola makan yang lebih efektif:

Makan Sedikit Tapi Sering

Kalau Anda cepat kenyang, jangan paksa makan porsi gunung sekaligus.

Coba:

  • Sarapan
  • Snack pagi
  • Makan siang
  • Snack sore
  • Makan malam
  • Snack malam

Tubuh akan menerima kalori lebih stabil.

Jangan Lewatkan Sarapan

Sarapan membantu tubuh mendapatkan energi sejak pagi dan meningkatkan peluang asupan kalori harian lebih optimal.

Tambahkan Kalori pada Makanan

Contohnya:

  • Tambah keju pada roti
  • Gunakan selai kacang
  • Campur susu pada oatmeal
  • Tambah alpukat ke smoothie

Kalori bertambah tanpa harus makan terlalu banyak.

Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Ingin Gemuk

Ada beberapa kesalahan klasik yang sering terjadi.

1. Terlalu Banyak Junk Food

Memang berat badan bisa naik cepat. Tetapi risiko:

  • Kolesterol
  • Diabetes
  • Tekanan darah tinggi

ikut meningkat.

2. Kurang Protein

Banyak makan nasi tetapi minim protein membuat tubuh kekurangan bahan pembentuk otot.

3. Tidak Olahraga

Tanpa latihan fisik, kenaikan berat badan cenderung berupa lemak.

4. Begadang

Tidur buruk memengaruhi hormon dan proses pembentukan massa tubuh.

Apakah Suplemen Penambah Berat Badan Diperlukan?

Jawabannya tergantung kondisi masing-masing.

Kalau kebutuhan nutrisi sudah bisa dipenuhi dari makanan, sebenarnya suplemen tidak wajib.

Baca juga:
Sikat Gigi Berapa Kali Sehari? Panduan Lengkap & Benar

Namun pada beberapa kondisi seperti:

  • Nafsu makan rendah
  • Aktivitas tinggi
  • Pemulihan setelah sakit

suplemen bisa membantu.

Tetapi sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter atau ahli gizi agar penggunaannya aman.

Kapan Harus Periksa ke Dokter?

Kalau berat badan sulit naik meskipun pola makan sudah bagus, jangan abaikan kemungkinan adanya masalah kesehatan.

Segera periksa jika mengalami:

  • Berat badan turun drastis
  • Nafsu makan hilang
  • Mudah lelah
  • Gangguan pencernaan
  • Jantung berdebar
  • Diare berkepanjangan

Dokter bisa membantu mencari penyebab yang mendasari.

Menambah Berat Badan Bukan Sekadar Soal Timbangan

Kadang orang terlalu fokus pada angka timbangan sampai lupa tujuan sebenarnya: tubuh yang sehat, kuat, dan bertenaga.

Berat badan ideal bukan tentang mengikuti standar media sosial atau komentar tetangga yang hobinya mengomentari bentuk tubuh orang lain sambil pegang kerupuk.

Yang paling penting adalah tubuh mendapatkan nutrisi cukup dan mampu menjalankan aktivitas dengan optimal.

Proses menaikkan berat badan memang membutuhkan konsistensi. Tidak ada keajaiban semalam seperti mie instan tiga menit. Tetapi dengan memilih makanan penambah berat badan yang sehat seperti kacang-kacangan, alpukat, kentang, daging, telur, serta susu, hasilnya akan jauh lebih baik untuk jangka panjang.

Mulailah perlahan. Tambah satu kebiasaan baik hari ini. Mungkin dari sarapan lebih teratur. Mungkin dari mengganti camilan kosong dengan kacang sehat. Tubuh Anda akan berterima kasih nanti. Semoga bermafaat!.

(Mch)