Teknologi

Google Gemini Android Dapat Desain Baru dan Model Picker

×

Google Gemini Android Dapat Desain Baru dan Model Picker

Sebarkan artikel ini
Google Gemini
Ilustrasi (Cuitan Rakyat)

Google mulai menggulirkan pembaruan terbaru untuk aplikasi Gemini di Android dengan membawa penyegaran desain sekaligus fitur model picker yang lebih praktis. Update ini hadir tidak lama setelah tampilan serupa lebih dulu tersedia di platform iOS.

Perubahan tersebut langsung menarik perhatian pengguna teknologi, terutama setelah sejumlah tangkapan layar dan video penampakan antarmuka baru beredar di media sosial X. Respons pengguna pun terbelah. Sebagian menyambut positif karena tampilannya lebih modern, sementara lainnya masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan perubahan baru tersebut.

Gemini Kini Punya Model Picker di Android

Salah satu perubahan paling mencolok pada aplikasi Gemini versi Android adalah hadirnya model picker di bagian header aplikasi. Google menambahkan tombol drop-down yang memungkinkan pengguna memilih model AI dengan lebih cepat dan praktis.

Melalui tombol panah tersebut, pengguna bisa melihat daftar model yang tersedia tanpa perlu masuk ke menu pengaturan tambahan. Langkah ini dinilai membuat pengalaman penggunaan menjadi lebih fleksibel, terutama bagi pengguna yang sering berpindah model sesuai kebutuhan.

Fitur model picker juga dianggap sebagai bagian dari strategi Google untuk memperluas fungsi Gemini sebagai asisten AI multifungsi. Dengan akses yang lebih mudah, pengguna dapat menentukan mekanisme pemrosesan yang paling sesuai untuk aktivitas tertentu, mulai dari pencarian informasi hingga pembuatan konten.

Penyegaran Desain Bikin Tampilan Lebih Modern

Selain menghadirkan model picker, Google juga melakukan sejumlah penyesuaian visual pada antarmuka Gemini Android. Meski terlihat sederhana, perubahan ini membuat aplikasi terasa lebih rapi dan nyaman digunakan.

Beberapa tombol utama kini tampil lebih jelas agar mudah ditemukan pengguna. Tata letaknya juga mengalami sedikit penyesuaian untuk meningkatkan efisiensi navigasi.

Baca juga:
Cara Ngecas HP yang Benar Agar Baterai Awet 4 Tahun

Di sisi kiri atas, ikon hamburger menu tetap dipertahankan sebagai akses utama menuju menu navigasi. Sementara itu, bagian kanan atas kini menampilkan tiga tombol utama secara berdampingan, yaitu:

  • Tombol percakapan baru
  • Tombol berbagi percakapan
  • Tombol opsi tambahan atau more

Penempatan tersebut membuat akses fitur inti terasa lebih cepat dibanding desain sebelumnya.

Warna Antarmuka Lebih Halus di Mode Terang dan Gelap

Google tampaknya juga memberi perhatian khusus pada aspek visual dalam pembaruan kali ini. Area percakapan kini mendapatkan sentuhan warna yang lebih lembut, baik saat menggunakan mode terang maupun mode gelap.

Perubahan warna memang tidak terlalu mencolok, tetapi cukup memberikan kesan modern dan lebih nyaman di mata saat digunakan dalam waktu lama.

Banyak pengguna menilai pendekatan desain minimalis seperti ini membuat Gemini terlihat lebih premium sekaligus lebih konsisten dengan ekosistem aplikasi Google lainnya.

Reaksi Pengguna Masih Beragam

Meski membawa banyak penyempurnaan, pembaruan desain Gemini Android ternyata memunculkan reaksi yang beragam di kalangan pengguna.

Sebagian pengguna menyukai tampilan baru karena dianggap lebih bersih dan modern. Fitur model picker juga dipuji karena mempermudah pengoperasian aplikasi AI tersebut.

Namun, ada juga pengguna yang merasa desain sebelumnya lebih sederhana dan familiar. Beberapa komentar di media sosial menyebut perubahan ikon dan tata letak membutuhkan waktu adaptasi.

Fenomena seperti ini sebenarnya cukup umum terjadi setiap kali Google melakukan perubahan besar pada tampilan aplikasi populer mereka.

Pembaruan Dirilis Secara Bertahap

Google diketahui menggulirkan update Gemini Android secara bertahap atau phased rollout. Artinya, tidak semua pengguna langsung mendapatkan desain baru pada waktu yang sama.

Sebagian pengguna mungkin baru akan menerima pembaruan dalam beberapa hari ke depan. Karena itu, Google menyarankan pengguna untuk memastikan aplikasi Gemini sudah berada di versi terbaru.

Baca juga:
iPhone 18 Siap Hadir dengan RAM 12GB dan Fitur AI Canggih

Selain memperbarui aplikasi Gemini, pengguna juga disarankan memperbarui:

Aplikasi Google Utama

Versi terbaru aplikasi Google biasanya membawa kompatibilitas yang diperlukan agar fitur baru Gemini dapat berjalan optimal.

Google Play System Update

Pembaruan sistem Google Play juga menjadi bagian penting karena beberapa fitur baru bergantung pada komponen sistem Android terbaru.

Kemungkinan Menggunakan Server-Side Rollout

Menariknya, pembaruan ini kemungkinan tidak sepenuhnya bergantung pada versi aplikasi. Google disebut juga menggunakan metode server-side rollout.

Artinya, meskipun pengguna sudah menginstal versi terbaru aplikasi Gemini, desain baru belum tentu langsung muncul di perangkat mereka.

Dalam skenario seperti ini, pengguna hanya bisa menunggu hingga Google memperluas distribusi pembaruan ke lebih banyak akun secara bertahap.

Strategi rollout bertahap seperti ini memang kerap digunakan Google untuk memantau stabilitas fitur sebelum dirilis secara luas ke seluruh pengguna Android.

Strategi Google Memperkuat Gemini

Pembaruan desain dan fitur model picker menunjukkan bahwa Google semakin serius mengembangkan Gemini sebagai pusat layanan AI mereka.

Persaingan teknologi kecerdasan buatan saat ini semakin ketat, terutama setelah hadirnya berbagai chatbot dan asisten AI dari perusahaan teknologi besar lainnya.

Dengan pengalaman penggunaan yang lebih modern dan fleksibel, Google tampaknya ingin memastikan Gemini tetap kompetitif di tengah pertumbuhan pasar AI global.

Selain itu, pendekatan desain yang lebih sederhana juga dapat membantu pengguna baru beradaptasi lebih cepat dengan fitur-fitur AI generatif yang terus berkembang.

Pengalaman Pengguna Jadi Fokus Utama

Jika diperhatikan, perubahan pada Gemini Android kali ini tidak hanya berfokus pada tampilan visual semata. Google juga terlihat menaruh perhatian besar pada aspek pengalaman pengguna atau user experience.

Model picker mempermudah navigasi.

Baca juga:
7 Smart TV AI Terbaik 2026, Gambar Tajam dan Pintar

Penempatan tombol dibuat lebih efisien.

Warna antarmuka dibuat lebih nyaman di mata.

Seluruh perubahan tersebut menunjukkan upaya Google untuk menjadikan Gemini lebih intuitif digunakan dalam aktivitas sehari-hari.

Apakah Semua Pengguna Akan Mendapatkan Update Ini?

Kemungkinan besar iya. Namun proses distribusinya dilakukan secara bertahap sehingga waktu kemunculan fitur bisa berbeda di tiap perangkat maupun wilayah.

Jika desain baru belum muncul, pengguna disarankan:

  1. Memperbarui aplikasi Gemini ke versi terbaru
  2. Memastikan aplikasi Google sudah update
  3. Menginstal Google Play system update terbaru
  4. Menunggu rollout diperluas oleh Google

Karena sistem distribusinya berbasis server, tidak ada cara pasti untuk memaksa fitur muncul lebih cepat.

Gemini Semakin Siap Jadi Asisten AI Utama Android

Pembaruan terbaru ini memperlihatkan arah pengembangan Gemini yang semakin matang. Google tidak hanya menambahkan fitur baru, tetapi juga memperbaiki pengalaman penggunaan secara keseluruhan.

Dengan hadirnya model picker, desain yang lebih modern, serta navigasi yang lebih praktis, Gemini Android kini terasa lebih siap bersaing sebagai asisten AI utama di ekosistem Android.

Meski rollout dilakukan bertahap, pembaruan ini menjadi sinyal kuat bahwa Google terus memperkuat posisi Gemini di tengah kompetisi teknologi AI yang semakin agresif.

(Mch)